SAMARINDA – Gangguan distribusi air bersih kembali terjadi di Kota Samarinda setelah pipa utama milik Perumda Tirta Kencana mengalami kebocoran serius di kawasan Jalan Ringroad 2.
Kerusakan terjadi pada pipa High-Density Polyethylene (HDPE) berdiameter 700 milimeter, yang memaksa perusahaan menurunkan debit distribusi sekaligus melakukan perbaikan darurat.
Perbaikan telah dimulai sejak Minggu (22/3/2026) pukul 11.00 WITA. Namun, dampaknya sudah dirasakan ribuan pelanggan di sejumlah wilayah.
Asisten Manajer Humas dan Kesekretariatan Perumda Tirta Kencana, Khaidir Fadly melalui stafnya Taufik, mengatakan kerusakan pipa berdiameter besar membutuhkan penanganan intensif.
“Tim teknis sudah di lapangan dan terus melakukan perbaikan. Kami berupaya menyelesaikan pekerjaan secepat mungkin,” ujarnya.
Proses perbaikan diperkirakan memakan waktu hingga dua hari, tergantung kondisi teknis di lapangan.
Wilayah terdampak meliputi Kelurahan Loa Bahu, Jalan M. Said, Jalan Teuku Umar, hingga kawasan Perumahan Samarinda Residence. Penurunan debit juga dirasakan pelanggan yang dilayani Booster AW Syahranie dan sekitarnya.
Perumda mengimbau warga untuk menghemat penggunaan air selama masa perbaikan. Distribusi akan kembali normal secara bertahap setelah pekerjaan selesai dan tekanan jaringan stabil.
Pihak perusahaan juga memastikan permohonan maaf atas gangguan layanan serta pembaruan informasi akan terus disampaikan kepada masyarakat.
(ri/kaya)
![]()