SAMARINDA – Gangguan air bersih terjadi secara mendadak di sejumlah wilayah Kota Samarinda, Senin. Perumda Tirta Kencana mengkonfirmasi kebocoran pipa utama sebagai penyebab terhentinya distribusi udara ke ribuan pelanggan.
Kebocoran terjadi pada pipa Asbestos Cement Pipe (ACP) berdiameter 350 milimeter di Jalan Gajah Mada, tepat di depan Kantor Bank Indonesia Samarinda. Perbaikan darurat langsung dilakukan sejak pukul 07.30 WITA. Namun, dampaknya meluas ke berbagai kawasan usaha dan jalur utama kota.
Sejumlah wilayah terdampak antara lain Jalan P. Antasari, Siradj Salman, Ir. H. Juanda, AW Syahranie, P. Suryanata, Kadrie Oening, hingga kawasan Kelurahan Jawa dan sekitarnya. Gangguan juga dirasakan pelanggan dari IPA Cendana serta Booster Pembangunan dan Siradj Salman.
Asisten Manajer Humas dan Kesekretariatan Perumda Tirta Kencana, Khaidir Fadly melalui stafnya Taufik, menyatakan tim teknis telah diterjunkan untuk menangani kerusakan.
“Perbaikan sedang dilakukan secara intensif. Kami berupaya menyelesaikan pekerjaan secepat mungkin agar distribusi udara bisa kembali normal,” ujarnya. Ia menambahkan, proses perbaikan diperkirakan memakan waktu hingga 24 jam sejak pekerjaan dimulai.
Perumda mengimbau masyarakat memanfaatkan cadangan air secara bijak selama masa perbaikan. Distribusi air akan kembali normal secara bertahap setelah proses penyambungan pipa selesai dan tekanan jaringan stabil.
Pihak perusahaan juga menyampaikan permohonan maaf atas gangguan layanan yang terjadi. (ri/kaya)
![]()