SAMARINDA – Perumda Tirta Kencana Kota Samarinda mengumumkan izin sementara distribusi air bersih kepada ribuan pelanggan pada Rabu, 22 April 2026. Langkah ini diambil sehubungan dengan agenda perawatan rutin berupa pengurasan bak sedimentasi di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Bendang 2.
Kegiatan pemeliharaan infrastruktur vital ini dimulai pukul 08.00 Wita dengan estimasi pengerjaan mencapai 10 jam. Meskipun demikian, durasi tersebut bersifat perkiraan dan sangat bergantung pada kondisi teknis di lapangan.
Humas Perumda Tirta Kencana Samarinda, Taufik, menjelaskan pengurasan bak sedimentasi merupakan prosedur standar yang wajib dilakukan secara berkala. Hal ini bertujuan membersihkan endapan lumpur serta material sisa proses filtrasi yang dapat mempengaruhi kejernihan dan kesehatan udara yang dialirkan ke rumah warga.
“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami masyarakat. Pembersihan ini sangat krusial untuk memastikan bahwa udara yang sampai ke pelanggan tetap memenuhi standar kualitas kesehatan dan teknis yang berlaku,” ujar Taufik dalam keterangan resminya.
Durasi 10 jam ini diperlukan untuk memastikan pembersihan sedimen dilakukan secara total hingga sudut-sudut krusial, guna menjamin kualitas udara yang jauh lebih jernih bagi pelanggan. Ia menambahkan bahwa selama proses pengurasan berlangsung, aliran udara akan mengecil atau terhenti total di titik-titik tertentu, terutama pada wilayah yang berada di dataran tinggi atau yang jaraknya paling jauh dari instalasi pusat.
Berdasarkan data teknis dari Perumda Tirta Kencana, cakupan wilayah yang akan mengalami gangguan pelayanan cukup luas, meliputi kawasan pemukiman padat hingga jalur protokol utama. Berikut adalah daftar area yang terdampak meliputi wilayahan Kelurahan Loa Bahu, Perum Citra Griya, Perum Bukit Pinang, dan Perum Samarinda Residence. Kemudian Jalan M Said, Jalan Revolusi, Jalan Rapak Indah, Jalan Teuku Umar, Jalan Tengkawang, Jalan Kelapa Gading, dan Jalan Adam Malik.
Untuk kawasan strategis juga ikut terdampak seperti Jalan Suryanata, Jalan Kampung Pinang, Jalan AW Syahranie, Jalan Solong Durian, Jalan Batu Cermin, dan Jalan Batu Besaung. Termasuk jalur Ring Road I, II, & III, serta seluruh wilayah yang dilayani oleh Booster AW Syahranie dan sekitarnya.
Pihak manajemen mengimbau seluruh pelanggan di wilayah tersebut untuk menampung udara secukupnya sebagai cadangan sebelum pengerjaan dimulai. Penghematan penggunaan udara selama masa pemeliharaan juga sangat disarankan untuk meminimalkan dampak gangguan.
Taufik juga penekanan, setelah pengerjaan selesai, proses pemulihan distribusi udara (normalisasi) tidak akan terjadi secara instan. Udara memerlukan waktu untuk mengisi pipa-pipa yang kosong dan membangun tekanan yang cukup hingga mencapai kran pelanggan. Upaya perawatan rutin seperti ini diharapkan dapat memperpanjang usia penggunaan komponen IPA Bendang 2 sekaligus meningkatkan keandalan distribusi air bersih di Kota Samarinda dalam jangka panjang. (ri)
![]()