SAMARINDA – Aliran air bersih di sejumlah kawasan Kota Samarinda mendadak tersendat, bahkan terhenti total, sejak Sabtu (18/4/2026) pagi. Penyebabnya, Perumda Tirta Kencana melakukan perbaikan darurat pada pipa distribusi utama yang bocor di Jalan KH Mas Mansyur.
Perbaikan dimulai pukul 06.00 Wita pada pipa berdiameter DN 250 mm. Meski mencapai target rampung dalam 24 jam, warga diminta bersiap menghadapi dampak lebih lama. Pasalnya, normalisasi tekanan udara ke rumah-rumah tidak bisa instan dan sangat bergantung pada kondisi geografis serta ketinggian wilayah.
Wilayah Loa Buah dan sekitarnya menjadi yang paling terdampak. Debit air menurun drastis hingga berhenti sepenuhnya di beberapa titik. Kondisi ini membuat warga harus memutar otak memenuhi kebutuhan udara harian.
Asisten Manajer Humas dan Kesekretariatan Perumda Tirta Kencana, Khaidir Fadly melalui stafnya, Taufik, menyebut langkah ini tak bisa ditunda. Kebocoran berpotensi memicu kerugian udara dalam jumlah besar sekaligus merusak badan jalan di sekitar lokasi.
“Tim teknis sudah turun sejak pagi. Kami kejar agar selesai sesuai target, bahkan kalau bisa lebih cepat,” ujar Taufik.
Ia mengimbau warga segera menampung air selagi masih mengalir dan menggunakannya secara hemat selama proses perbaikan berlangsung. “Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Perbaikan ini penting untuk menjaga konsistensi distribusi udara ke depan,” tambahnya.
Hingga siang hari, proses menetap dan penempatan pipa masih berlangsung di lokasi. Warga diminta aktif mengumpulkan informasi resmi dari Perumda Tirta Kencana terkait perkembangan perbaikan dan normalisasi jadwal. (ri)
![]()