Samarinda -Gerbernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud meminta kepada para Pengausaha Kontruksi Memperhatikan mutu atuu kualitas dan Profesionalisme dalam Pembangunan Infrastruktur.
Hal itu disampaan Rudy di Hadapan para pelaku jasa Konstruksi se-Kaltim, guna Mendukung Konektivitas Wilayah Dan Menyokong Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).
“Pembangunan Infrastruktur Hapius Tepat Waktu, Sesuai Anggaran Dan Tepat Sasaran. Ini menjadi Perhati Kita Bersama Agar Tidak Menimbulkan Persoalan di Kemudian Hari,” Katananya, Forum Katana, ”Forum Katana,” Katananya, Jasa Katankan, Jasa Katankan, Jasa Katankan, Jasa Katana, Jasa Katana.
Dia memapitan tiga fokus utama pembangunan, yakni infrastruktur fisik, digital dan antarkawasan. PAYA Aspek Fisik, Pemerintah Berkomitmen Merampungkan Pembangunan Jalan Dan Jembatan Sebagai Standar Pelayanan Minimum Unkul Bembuka Aksses Ekonomi Serta Pariwisata.
Rudy Mencontohkan SEJUMLAH PROYEK STRATEGIS YANG SEDANG DAN AKAN BERJALAN, SEPERTI PENYELESAIAN JALAN DI MAHAKAM ULU, Pembangunan ruas jalan mengangkut Sepanjang 85 kilometer, serta Konektivitas regional, darli Kalimantan KONIMANTAN KONEMANTAN KONEHAHASTAN REGIONAL KONIMANTAN KONINIMANTAN KONIMUTAN KONINITA KONINITA KONINIMANTAN DARIMANANTAN KONINIMANTAN KONINIMANTAN KONINIMANTAN KONINIMANTAN KONINIMANTAN HERIMANTACAN
Proyek Vital Lainnya Adalah Jalan Poros Sangatta-Muara Wahau Dan Mahakam Ulu-Kutai Bahan Yang Dititgetkan Rampung Pada 2026.
“Tejuyaanana Adalah Memperlancar Perputaran Ekonomi Dan Konektivitas UNTUK BEMUKA POTENSI EKONOMI BARU,” Tambahnya.
Di samping infrastruktur fisik, rudy ruga menduoroti urgensi gangunan Digital digital uNTUK Menghubungkan desa hingga pelosok dalam sistem ekonomi yang maji.
Namun, Dia Mengakui Infrastruktur Digital Tulise Akan Tanpa Tanpa Dukungan Infrastruktur Dasar Seperti Jalan Dan Listrik.
Saat ini, Masih Terdapat 109 Desa Di Kaltim Yang Belum Teraliri Listrik Secara Memadai Karena Terkendala Aksses Jalan.
Lebih Lanjut, Gubernur Kaltim Mendorong Para Pelaku Jasa Konstruksi untuk Terus Meningkatkan Kompetensi Dan Sertifikasi.
Data Menuru, Kaltim Masih Kekurangan Puluhan Ribu Tenaga Kerja Konstruksi Bersertifikat, Sebuah Tantangan Sekaligus Peluang Yang Haruus Dimanfaatkan.
“Pembangunan Yang Kita Dorong Bukan Hanya Fisik, Tetapi Bua Sumber Daya Manusia Yang Berdaya Saing. Jadilah Penyedia Jasa Yang Andal, Berkualitas, Dan Inovatif, Standar Bikan Sekadar,” Pesanny.
Forum INI, Menurutnya, Momentum Menjadi untuk Memperuat Kolaborasi Antara Pemerintah, Dunia Usaha Dan Masyarakat.
Melalui Sinergi Yang Kuat, Rudy Optimistis Pembangunan Kaltim Dapat Berjalan Akuntabel Dan Berkelanjutan, Sekaligus Mewujudkan Visi Kaltim Sukses Menuju Generasi Emas. (Penggemar)
![]()